Artikel Terakhir

Calendar

« Nov 2018 »
M S S R K J S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitors Online6
mod_mod_visitcounterHits218530
mod_mod_visitcounterToday495
mod_mod_visitcounterYesterday669
mod_mod_visitcounterThis week1784
mod_mod_visitcounterThis month8913
mod_mod_visitcounterAll days54708

Satker PKP Riau Gelar Rakor Program PISEW 2017

Satker PKP Riau Gelar Rakor Program PISEW 2017-

Satker Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Riau menyelenggarakan Rapat Koordinasi Evaluasi Akhir Kegiatan Program PISEW Tahun 2017, Rabu (29/11/2017) di Pekanbaru. Rakor dibuka oleh Kepala Satker PKP Provinsi Riau yang diwakili PPK PKP Indra Setiady.

Rakor dihadiri oleh Bappeda Bengkalis, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (PKPP) Bengkalis, Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) Bengkalis, Camat  Kecamatan Mandau, Camat Kecamatan Pinggir, Camat Kecamatan Bukit Batu, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) wilayah sasaran program PISEW, TAP (Tenaga Ahli Provinsi) dan Fasilitator Masyarakat (FM).

Program PISEW ini mendukung Nawacita melalui kegiatan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman skala perdesaan dan meningkatkan kualitas permukiman perdesaan dengan luasan target nasional yang akan dicapai sebesar 78.384 Ha melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Program PISEW di Provinsi Riau masuk kedalam 164 kecamatan lokasi baru yang merupakan lokasi prioritas pengembangan wilayah dan memiliki potensi sesuai arahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten. Adapun kabupaten sasaran program PISEW TA. 2017 di Provinsi Riau yaitu  Kabupaten Bengkalis dimana terdapat  3 kecamatan sasaran, yaitu Kecamatan Mandau dengan lokasi desa sebagai pusat pertumbuhan adalah Desa Batin Bertuah sementara desa penyanggah adalah Desa Harapan Baru, Kecamatan Pinggir dengan lokasi desa sebagai pusat pertumbuhan adalah Desa Pinggir sementara desa penyanggah adalah Desa Tengganau, Kecamatan Bukit Batu dengan lokasi desa sebagai pusat pertumbuhan adalah Desa Sungai Selari sementara desa penyanggah Desa Buruk Bakul.   

Indra menjelaskan, bahwa alokasi dana Bantuan Pemerintah (BPM) per kecamatan sebesar Rp. 600 juta. BPM tersebut diberikan langsung kepada penerima bantuan untuk membangun infrastruktur dasar skala wilayah kecamatan. Saat ini pelaksanaan fisik di lapangan sudah mencapai 100%.

“Karena di lapangan progres fisik untuk semua kegiatan sudah 100%, hari ini kami adakan Rakor evaluasi akhir program PISEW dengan tujuan untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan fisik di tiga kecamatan sasaran dan laporan pertanggungjawaban keuangan BKAD terhadap dana yang telah digulirkan. Kami berharap dengan telah terbangunnya infrastruktur di lokasi sasaran dapat meningkatkan pengembangan sosial wilayah berbasis pada potensi sumber daya lokal untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat,” tutur Indra. (fa-ap/randalriau/ari)

Berita Terkait : Berita Terkini