Artikel Terakhir

Calendar

« Nov 2018 »
M S S R K J S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitors Online6
mod_mod_visitcounterHits218618
mod_mod_visitcounterToday515
mod_mod_visitcounterYesterday669
mod_mod_visitcounterThis week1804
mod_mod_visitcounterThis month8933
mod_mod_visitcounterAll days54728

Cipta Karya Tata Kawasan Jembatan Kota Siak Sri Indrapura Provinsi Riau

Cipta Karya Tata Kawasan Jembatan Kota Siak Sri Indrapura Provinsi Riau-

Alih fungsil ahan yang menimbulkan kerusakan lingkungan   di kawasan perkotaan menjadi suatu isu hangat saat ini. Sehingga perlu dilakukan upaya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan yang salah satunya melalui penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang secara tegas mengamanatkan minimal 30% dari wilayah kota berwujud RTH dengan komposisi 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Pada Tahun Anggaran 2017 Ditjen Cipta Karya melalui Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Penataan Kawasan Kota Hijau Kawasan Jembatan Kota Siak Kabupaten Siak, beberapa waktu lalu di Provinsi Riau. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah membentang di atas Sungai Siak yang merupakan urat nadi perkembangan Kabupaten Siak dan Kota Siak Sri Indrapura yang memiliki dua sisi daratan, yakni sisi utara di Kecamatan Siak dan sisi selatan di Kecamatan Mempura.

Di bawah jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah inilah dibangun RTH Taman Tengku Agung dengan luas taman sekitar 11000 m2. Melalui kegiatan Satker PBL Provinsi Riau kawasan ini ditata kembali dengan menggunakan dana APBN sebesar Rp. 3,6 miliar dengan lingkup pekerjaan pembangunan gerbang, sculpture, lansekap, dan elektrikal lampu taman.

Kepala Satker PBL Provinsi Riau Ichwanul Ihsan menjelaskan penataan kawasan ini adalah untuk menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air, menciptakan aspek planologis perkotaan melalui keseimbangan antara lingkungan alam dan lingkungan binaan yang berguna untuk kepentingan masyarakat serta meningkatkan keserasian lingkungan perkotaan sebagai sarana pengamanan lingkungan perkotaan yang aman, nyaman, segar, indah, dan bersih. “Kegiatan ini telah selesai 100% dan kawasan di bawah jembatan Kota Siak menjadi lebih indah dan kegiatan ini siap untuk diresmikan,“tutur Ichwanul.

RTH Taman Tengku Agung merupakan RTH terbaik untuk wilayah barat pada tahun 2017.  Sertifikat penghargaan RTH terbaik diberikan langsung oleh Direktur Bina Penataan Bangunan Iwan Suprijanto di acara Pertemuan Teknis Akhir Tahun Kegiatan Penataan Bangunan dan Lingkungan, beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten dan segenap masyarakat Siak atas dukungan dan kerjasamanya untuk menjadikan RTH Taman Tengku Agung menjadi yang terbaik. Dengan adanya penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Satker PBL Provinsi Riau untuk dapat melaksanakan pekerjaan selanjutnya dengan lebih baik lagi,” tutup Ichwanul. (Fa/Randal-Riau/ari)

Berita Terkait : Berita Terkini