Artikel Terakhir

Calendar

« Dec 2018 »
M S S R K J S
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitors Online8
mod_mod_visitcounterHits278932
mod_mod_visitcounterToday0
mod_mod_visitcounterYesterday0
mod_mod_visitcounterThis week0
mod_mod_visitcounterThis month4456
mod_mod_visitcounterAll days69667

Randal PIP Riau Sinkronisasikan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018

Randal PIP Riau Sinkronisasikan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018-
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Workshop Sinkronisasi Program Kegiatan TA. 2019 dan Konsolidasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan TA. 2018, PPK Randal PIP Riau mengadakan rapat persiapan yang dihadiri oleh Satker Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM), Pengembangan Sanitasi Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP), Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) dan Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Riau, Jumat (17/11/2017) di Ruang Audiovisual Gedung UPT PIP2B Provinsi Riau.

PPK Randal PIP Riau Ikrar Setiaty menjelaskan Randal PIP memiliki peran strategis sebagai Quality Assurance dalam perencanaan program Bidang Cipta Karya di tingkat Provinsi melalui kegiatan penelaahan, keterpaduan serta sinkronisasi.  Oleh karena itu Randal PIP harus mengawal setiap proses penyiapan usulan kegiatan dengan memperhatikan aspek keterpaduan. 

“Diharapkan pada saat workshop nanti kita sudah mempunyai shortlist kegiatan usulan tahun 2019 yang akan kita bahas dengan kabupaten/kota dalam workshop sinkronisasi sehingga pembahasannya akan lebih fokus dan efektif,” jelas Ikrar. 

Workshop Sinkronisasi yang direncanakanakan dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis (22-23/11/2017) di Pekanbaru, akan membahas terkait persiapan pelaksanaan kegiatan TA. 2018 terkait pagu masing-masing sektor dan jadwal lelang kegiatan TA. 2018. Selain itu juga akan membahas usulan program prioritas Bidang Cipta Karya TA. 2019 diantaranya, kesiapan readiness criteria dari masing-masing sektor Cipta Karya yang mengutamakan keterpaduan. 

Dalam rapat ini semua sektor sepakat mengusulkan 3 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai sebagai lokasi keterpaduan.  Dengan diusulkannya 3 kabupaten/kota tersebut masing-masing sektor akan menyesuaikan usulan kegiatan untuk memenuhi keterpaduan tersebut. 

“Kita juga akan mengundang Bappeda Provinsi agar mereka dapat mengetahui dan menyetujui kegiatan yang telah dibuat dalam Memorandum Program Provinsi Riau Bidang Cipta Karya,” tutup Ikrar. (fa/randal-riau/ari)

Berita Terkait : Berita Terkini